maka dari dalam hati seorang pemimpi menutup mata..
hidup berawal dari penderitaan indah dan sakitnya kata2..
menjadi ambisi penuh visi misi bertahta kata..
maka disitulah tumbuh papan acuan tebal berisi harta...
sebuah busur panah sejuta egoisme siap menembus dada..
siapapun yang berani menghalangi dimanapun acuan itu berada...
Akulah si pemimpi egois..
menutup logika untuk menangis..
kusadar sakit terus mengiris..
tertawa setelah tersayat habis..
biarkan darahku menangis..
tak kuperduli sampai habis..
Akulah si pemimpi brengsek yang terbentuk dari sejuta tetes darah keegoisan..
kerasnya tujuan jadi tautan..
hati perasaan akan tertutup sebagian..
hanya karena satu, KEINGINAN !
Hanya aku pemimpi bermodal karat..
dengan pelukan malam slalu mencekat..
kokoh berdiri kuat mengikat..
mata terpejam mimpi merekat..
karena hanya ada satu, TEKAT !
Aku pemimpi untuk menari..
aku pemimpi untuk berlari..
meski indah untuk terlalui..
karena satu tujuan SAMPAI MATI !
Monday, 22 February, 2010
Si Pemimpi Brengsek
| Reaksi: |
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 komentar:
Post a Comment